dan dia memanggilku...
semua orang mengatakan bahwa diriku salah satu orang yang memiliki dunia sendiri, jauh dari pergaulan dunia yang banyak menawarkan kesenangan hidup. perduli kata orang, aku hanya menikmati segala bentuk kehidupan ini dengan caraku... nadanada sumbang sering terdengar, kadang nyata terjadi didepan mata ini. peduli dengan kata mereka yang hanya manis didepanku? tidak, aku tetap berjalan dengan segala resiko ini...suatu bentuk nyata dari segala yang kulakukan mengundang banyak sendiran...segala yang diberikan padaku ternyata salah dihadapan mereka, harus seperti apa bila inilah anugrah yang pantas aku terima. penghargaan atas kerja keras ku selama ini, haruskah aku melepas semuanya hanya untuk mereka yang sinis memandang? hanya ingin membuktikan bahwa apa yang kuterima merupakan penghargaan yang pantas, lelah dengan segala yang mereka tudingkan. harus seperti apa menujukkan bahwa aku mampu dengan semua ini... semua kujalani dengan baik, apa yang kupunya begitu sempurna...sebuah kenyaman hidup dalam arti sebenarnya, kadang ingin lebih dari ini. egoiskah aku? terjawab dengan kepenatan ini, saat bertemu dengannya...duniaku berubah, lebih memiliki arti dan makna, membuka setiap celah yang dulu pernah kututup dan tidak ingin tau apapun... indah lakunya membuatku ingin memiliknya, namun tak mungkin ku lakukan...dia sempurna dimataku, mahluk Tuhan yang tak pernah kutemui. tanpa rekayasa, dia begitu sempurna selalu menjadi diri sendiri, tanpa kepurapuraan... cerianya anugrah terindah yang pernah kutemui, tawanya terlihat sempurna...sungguh aku mengagumi segala yang ada dalam dirinya... hanya ingin menjadi bagian terindah didalam hidupnya, melihat dan mendengar kesakitannya selama ini...begitu ingin meraih dirinya, egoiskah aku yang tak ingin dia pergi dari sisiku? layakkah semua yang kulakukan? hanya ingin selalu melihatnya tersenyum? jangan menangis lagi, hanya itu yang aku katakan padanya...aku akan selalu ada saat kau butuh aku-satu janjiku untuknya ^^ namun dimana aku saat ini? dia membutuhkanku, dia memanggilku namun aku belum mampu ada disampingnya saat ini...menghidarkah aku? bosankah aku? maafkan aku atas keadaanku yang tak bisa ada untukmu untuk saat ini, namun aku selalu ingat akan keceriaanmu menjadikan semua milikmu sebuah semangatku selalu... jangan menangis untukku saat aku tidak ada, karena aku tetap ada meskipun aku jauh... sebuah tanggung jawab yang memaksaku untuk meninggalkanmu untuk beberapa waktu, namun aku akan kembali...membuatmu kembali ceria dalam keadaan yang sulit sekalipun...karena kau seperti matahari dipagi hariku, menghangatkan diriku dalam keadaan apapun...bersinarlah terus dalam keceriaan hatimu... ada saat semua akan kembali, memiliki dirimu hanya untukku...
untukmu matahariku sebuah nama yang selalu aku dengar dari keceriaan dirinya... 'my oon'...
-enya dan duniaku-
No comments:
Post a Comment