belum genap satu bulan kau mengucap janji untuk selalu ada bersamaku...
namun yang ku lihat hanya semu... sebuah impian indah yang dirangkai bersama perlahan mulai tertutup indahnya... hanya ada bayang kosong yang kutemui tanpa ada dirimu kasihku... tolong sempatkan bertemu denganku, sekali saja... sedetik dimana kuingin memeluk dan menggenggam tanganmu-sebentar saja agar kusisipkan butiranbutiran kerinduanku selama ini saat kehangatan itu hadir diantara canda tawa dan tangisan agar mampu kusentuh hadirnya, saat kurasa kembali belaian angin malam yang selalu setia menemaniku saat kita duduk bersama... kuletakkan kedua telapak tangan ini di kedua pipimu seperti caramu membuatku kembali merona diantara galau hati dalam kebekuan malam hingga mampu ku genggam kembali apa yang dulu pernah ku genggam dari hadirmu layaknya bayang sepi tanganmu saat kau berjanji akan selalu ada dan menggenggam diriku dalam kebimbangan hingga mampu ku lewati tidur dalam dekapan cahaya bintangmu agar ku mampu membawa impian kita saat terbaring di atas butiran pasir pantai dibawah cakrawala langit dimana kau ada hanya untukku terlelap dalam bayang sang purnama agar kuingat kembali saat aku kecewa melihat kau berjalan pergi tanpa kata dan aku membutuhkanmu saat itu agar kuingat saat hujan turun dan kita hanya diam diantara tetesan air yang membasahi kebekuan ini dan semua terpisah dalam dinginnya sepi... sampai diujung batas impian kita, mampukah aku bertahan dalam kebimbangan ini? atau semua berakhir dalam sebuah kenangan lama yang perlahan mulai kau robek kembali perihnya....
-enya dan duniaku-





.jpg)
