Friday, February 26, 2010

Bait Sebuah Angan…


Air itu begitu tenang

Tanpa riak yang terlihat

Seperti hati ini yang mulai mengambang

Terasa bebas namun sedikit menyesakkan dada

Senja dimana kuterdiam dalam lamunan

Tak sanggup memecahkan keheningan yang mulai kucipta

Begitu tenang dan semua tampak menyejukkan hati

Duduk bersanding dengan diriku

Menikmati senja yang mulai

Dimata itu kulihat sebuah harapan

Impian yang begitu indah dan sangat besar

Ada keinginan untuk mendapatkan hidup yang lebih baik

Sebuah kedamaian yang sempurna disana

Melangkah untuk menggapainya

Banyak harapan dan citacita yang dikorbankan untuk semua hal...



-enya dan duniaku-

satu ungkapan ku Tuhan...



…sampai hari ini aku bersyukur dengan segala yang Tuhan beri
Apapun bentuknya itu merupakan hadiah di tiap nafasku…
Aku orang yang sangat beruntung
Masih memiliki hati untuk bisa merasakan setiap keajaibanNya dalam hidupku
Aku tidak mati…
Aku bukan orang lemah
Aku orang yang kuat
…dan aku bersyukur karena aku masih bisa merasakan sakit, kecewa, sedih, bahagia, senang, bangga dan yang lainnya
Karena apapun dari warna rasa itu semuanya mengingatkanku akan keajaibannya
Semuanya nyata…
Aku bahagia karena aku masih bisa melihat dan merasakan setiap keajaiban atas rasa ini dalam hidupku
Aku menangis bila aku tidak mampu merasakan apa yang tidak aku rasakan
Terimaksihku untuk segala hal yang Kau hadirkan…
Semua indah dalam warnanya…
Aku bukan orang yang egois…
Aku ingin menjalani hidupku apa adanya
Dalam kesederhanaan dan damai
Biarlah orang menilai semuanya
Hidupku milikku
Hanya aku yang mampu membuat semuanya berjalan dengan indah
Warna warninya akan selalu terlihat sempurna

Terimakasiku Tuhan…
Setiap warna yang Kau hadirkan begitu indah tiap bagiannya
Aku tidak mati rasa…aku hidup dalam kasih Mu



-enya dan duniaku-

tanya.....

ingin ku bertanya...
dimana kau saat ini?
ingatkah kau padaku?
saat kau butuh aku,kau selalu memintaku untuk ada disampingmu..
sekarang aku butuh kau,sangat..
adakah kau disampingku?
haruskah aku yang meminta kau untuk tetap ada?
aku lelah,jenuh dan bosan..
penat dengan semuanya..
berlebihankah aku hanya untuk memintamu tetap ada saat ini?
dimana kau saat ini?haruskah aku berteriak untuk memanggilmu?
stay with me for a moment 'my oon'..


-enya dan duniaku-

Thursday, February 25, 2010

lelah...

Detak jarum jam dinding yang menggantung ditembok kamar mengusik tidurku…
Ahhh ternyata sudah pagi, berat ku paksa bangun dari tempat tidur, satu aktivitas rutin sebagian hidupku…
Pening yang kurasa dari semalam masih tetap setia menggelayut diotak…semakin memberatkan pagiku..
Derit suara pintu kamar memecah keheningan pagi, yang kutau semua masih terbuai dalam tidur mereka…
yah…ini masih jam 4 pagi pantas semuanya masih sibuk dengan mimpi indah masingmasing…
Inilah salah satu kebiasaan baruku, tidur ku tak pernah tenang…kebiasaan buruk yang baru muncul akhirakhir ini…tidur normalku sedang berkelana, hanya mampu menikmati tidur paling lama 3jam dalam semalam…
Berat kaki kulangkah keluar kamar dan berhenti dimeja makan, ku teguk segelas air putih menghilangkan dahaga ini…segara sesaat
Dalam kesendirianku dipagi ini, ada semangat yang hilang, ku bosan, jenuh dan dititik kelelahan akan sebuah pikiran semu…
Kalau sudah seperti ini hanya bisa terdiam…..perlahan masuk ke dalam pikiranpikiran semu tanpa ujung, reflex tanganku tanpa diperintah, memutuskan meracik secangkir kopi hitam untuk menemani ku dipagi ini…semoga mampu menghilangkan kepenatku yang makin menggila…
Hela nafas yang keluar terasa berat, seperti memikul bertonton beban dalam diri
Baiklah…
Seperti sudah terlatih…ku mulai merangkai kejadian demi kejadian yang menjadi akar dari segala kejenuhanku, semilir sang bayu dipagiku tak mampu memberikan kesejukan walau hanya sedetik..
Kegelisahan yang tak berujung, muak akan keadaan ini…harus seperti apa lagi? pertanyaan datang bagai serangan ribuan anak panah dalam medan perang…
dimana kau sekarang?
Bukankah kau adalah temanku saat ini?
Mengapa hanya diam?
Kau hanya duduk menatapku…
Hanya kekosongan yang kulihat disana…
Hanya senyum kesinisan yang tergambar…
Tidakkah ada niat untuk menolongku kali ini?
Kaupun tentu bosan bukan?
Kali ini…
Bisakah kita bekerjasama untuk mengusir semua kepenatan yang datang tanpa henti?
Aku membutuhkanmu…sangat
***********
Tetap saja kebekuan yang kurasa…hingga tak satupun tulisanku mampu menggambarkan akan keadaanku saat ini…
Harus kemana lagi? Kehadiran seseorang yang berjanji akan selalu ada hingga saat ini tak mampu menolongku melewati semuanya, terkadang keegoisanku sebagai seorang manusia muncul-hanya ingin dimengerti sepihak…yang kutau bebannya saat ini lebih berat dari apa yang kurasa sekarang…aku merindukan dirinya-sungguh
Benarkah aku paham tentang dirinya? Benarkah aku mengerti akan keadaannya? Kadang aku selalu merasa lelah untuk mengeri keadaan orang lain, dimana mereka tak pernah mau mengerti tentang keadaanku…
Aku hanya ingin berlari, menghilang dari semuanya…
Aku ingin sendiri, kehadiran mereka cuma menambah beban otakku
Tapi harus kemana? Bukankah semua pasti ada jalannya?
Kusadar dan mengerti kemana seharusnya aku melangkah…kemana seharusnya aku bersandar…
Kegelisahan yang selalu kurasa dalam diri ini semakin membuatku menjadi seorang yang egois…
Aku tidak peduli dengan orang lain hanya ada aku dan diriku sendiri…
Maaf…inilah aku untuk sekarang ini
Silakan kau menilai siapa aku, simpulkan dalam pikiran seperti apa diriku yang sekarang…
Duduk diheningan pagi, bersama diriku, secangkir kopi yang mulai dingin dan rokok…hanya mereka yang mampu mengusir penat pikiranku-walau hanya untuk sedetik…
Dan aku lelah…




-enya dan duniaku-

Wednesday, February 24, 2010

sebuah tanya...

aku lelah-aku jenuh-terbaring dlm tidur malamku dgn kegelisahan ini... mengapa hrs bertemu bila hrs berpisah mengapa hrs mencintai bila hrs membenci mengapa hrs bahagia bila hrs menangis mengapa hrs percaya bila hrs dikhianati haruskah hidup ini sempurna dalam tiap bagiannya? bukankah kesempurnaan hanya milik Nya? aku bkn org yang sempurna utkmu..tp aku bs menjadi sempurna utk diriku sendiri.. aku hanya ingin mrasakan sebuah cinta yang sederhana dlm damai-ikhlas dan tulus.. selamat mlm bintangku...


-enya dan duniaku-

Rinduku Pelangi…

Langit teduh terbalut biru
Berhias gradasi warna warna pastel-tampak dingin dalam kesempurnaan…
Gerimis kecil sepertinya ingin ikut mengambil bagian akan keindahan ini
Mentari pun masih menampakkan sinarnya…
Lukisan senja yang cantik...
Ku melihat disudut lain diujung langit
Ada ribuan warna disana-meski nampak tak nyata namun keindahannya tak kan mampu ditutupi…
Sudah lama ku tak melihatnya dan ku rindu akan keceriaan dalam warna
Waktu yang tepat saat ak duduk menikmati lukisan tanpa makna
Bayang semu dibalik pelangi senja
Membangkitkan kerinduanku pada dirinya
Sepenggal cerita masa lalu kembali mengusik ketenanganku
Kegelisahan memaksa ku untuk ikut larut dalam arus
Aku benar benar lelah
Pikiranku terhenti diujung senja
Terbalut sepenggal cerita masa lalu dan hadirmu
Abstrak pelangi yang samar terlukis jelas bersama galau
Perlahan menghilang namun hadirnya masih kurasa
Ingin bertahan dengan dirimu yang semu...
Tapi…
Sanggupkah harapan ini bertahan akan janjimu dibawah hujan?
Menghapus hadirmu bersama sang Pelangi-tergantikan dengan cerita yang lain
Permainan indah tanpa makna memaksaku masuk dalam bayang gelapmu…
Pelangi itu…menghilang dalam kepekatan malam yang dingin
Gelap tanpa sinar bintangku
Pergilah untuk bahagia
Hadirmu selalu kurindukan dalam setiap mimpiku
Bagai pelangi yang tak pernah ku mengerti akan hadirnya
Rinduku pada Pelangi dalam warna hidupku



-enya dan duniaku-

warna warni...

...ku terbangun pagi menyambutku dgn senyuman.. lukisan pagi yg indah mentari menyapaku dgn sinarnya yg ceria menghias tiap sudut langit sempurna... ku awali dgn senyuman,membawa diriku bersama kehangatan sinarnya... tiap kegelisahan kusingkirkan agar tak meracuni warnaku pagi ini.. terimakasih Tuhan... warna warni Mu msh setia menghiasi hidupku.. kuingin tiap langkah kaki ini menjadi lebih bermakna utk hidupku.. warna warni pagiku dalam kehangatan sinarMu..


-enya dan duniaku-

terimakasihku untuk hadirmu-semu...

hilang semua rasa ini,sisa2 kegelisahan yg menghimpit begitu menyiksa batin..hanya sampai disini..bs dhitung dgn jari hari2ku indah dalam buaian bayangnya,merangkai awal n' akhir..tak ada lg tangisan,gurat senyum yg mulai memudar...mengais setiap kenangan indah mu hiasi cerita kelamku-bertahan dgn diri ini..sebuah akhir??ku tak ingin bertemu,bkn ku takut namun ku takkan sanggup menolak hadirmu..kau pasti bahagia dgn yg lain-ku tau diri ini tak mampu bawa damai itu dlm hidupmu hingga kau pergi tanpa pesan...


-enya dan duniaku-

namaku-Jeniferr...

.......... “Namaku Jeniferr Siapa aku atau dari mana aku, semua tidaklah penting Aku hanya seorang manusia biasa yang sama seperti kalian Jauh dari kata sempurna.. Yang tau siapa aku sebenarnya adalah Tuhan Hanya Dia yang memahami aku yang sebenarnya Jadi kalian tidak perlu mencari tau siapa sebenarnya aku ..namaku Jeniferr” Sore itu langit tampak sedang tidak bersahabat Hujan hanya menyisakan gerimis dihari pertama ku di kota ini Kedatanganku disambut dengan air mata Sang Penciptaku Miris melihatNya menangis Hadiah untukku dan jiwaku Waktu berjalan begitu cepat Malam ini ku ingin menemui seorang yang baru Tak mengenal baik siapa dia Hanya mengetahui sepenggal cerita pahit dalam hidupnya, mungkin saja.. Melangkah kutetapkan bertemu dengannya ***** Melihatnya duduk sendiri dalam sepi Canggung? Yups..tapi sudah kuputuskan akan memulai cerita ini Menyapanya untuk yang pertama kali Mmmhhhhh..not bad, kita lihat apa aku mampu mengajaknya dalam permainanku atau dialah orang yang selama ini ku cari ***** Tertawa, bicara dan diam bersama Ku melihatnya sesaat Tanpa kata dia hanya tersenyum Hahahaahhahahahaaaaaa sepertinya tak lama lagi aku akan mendapat mainan baru.. Bersabar, dengan system tarik ulur.. Tak lama lagi pasti akan ada yang menangis untukku.. Air mata untuk menghiasi sepenggal cerita persembahan untuk hidupku.. ***** Cerita ini ku hentikan sesaat... Kuingin kalian tahu, sedikit saja siapa aku.. Namaku Jeniferr Dilahirkan dalam kemunafikan Aku sudah muak dengan hidupku Aku tak peracaya pada siapapun Aku hanya percaya pada Tuhanku ..aku dilahirkan dalam keluarga yang mengaku harmonis Namun pada kenyataannya..tidak!!! semua hanya omong kosong Mereka menganggapku aneh dengan prisip hidup yang kujalani.. Dasar orang orang bodoh kurang kerjaan, mereka hanya bisa bicara tanpa harus melakukan sesuatu. Cuma bisa hapal teori tanpa tau prakteknya.. Fuck!!! Di usiaku sudah banyak hal yang kutemui Dari pergaulan kelas bawah sampai kelas atas.. Hidup tanpa orang tua benar benar suatu pembelajaran untukku dalam bertahan dengan hidup ini Aku bukan anak manja yang hanya bisa merengek bila menginginkan sesuatu Yang ku tau..bila aku ingin sesuatu-itu berarti aku harus bekerja keras untuk mendapatkannya.. ***** Well.. Kita kembali pada ceritaku Hidupku tidak penting jadi tak semua ingin kuungkap disini Yang ku tau, aku ingin mendapatkan seseorang bisa membawa damai dalam hidupku Beberapa hari ku bersamanya namun hanya kebosanan yang ku dapat Yang kupikir saat itu ku hanya jenuh Jujur saja dirinya terlalu baik untuk kujadikan sebuah boneka Kukatakan padanya bahwa aku sudah bosan Pergi tanpa perasaan dan aku tak menoleh lagi Peduli setan dengan perasaannya padaku Dan tentunya bukan dia yang kucari untuk membuatku bahagia dan membawakan sebuah damai dalam hidupku.. ***** Menghilang dari hadapannya ternyata tak merubah sikapnya terhadapku Bersalah? Tidak sepenuhnya Karena memang aku tak mempercayainya sampai saat ini Ketulusannya tak mengubah prinsip hidupku untuk tak gampang percaya pada orang lain Sebuah kado kecil..ketulusan hatinya Tanpa tendensi apapun Kata maaf tak pernah terucap dari mulut ku Mungkin bila kau melihatku saat itu pasti yang terpikir hanya “aku manusia tanpa perasaan”!!! Itulah aku..Jeniferr, manusia yang sudah tak punya hati dan aku tak pernah menyesal dengan semuanya. ..berlalu tanpa pamit, menghilang bagai debu halus.. Yang ku tau pastilah hatinya kembali terluka.. Masa lalu sudah mengoyak dan menghancurkan semuanya harapan dalam hidupnya.. Kasian..but I don’t care.. Pergilah bahagiakan dirimu, karena akupun akan mencari kebahagiaan dengan caraku..bebas tanpa beban yang menghimpit hidupku dengan aturan aturan konyol.. ***** Sampai saat ini pun aku masih tak tau harus kemana Aku tetap menjalani hidup ini dengan segala rencana Tuhanku.. Hanya Dia yang ku percaya Sedikit cerita dalam hidupku Menguntai rantai kelam dalam diriku Tak pernah terpikir akan ada kebahagiaan abadi di ujung kelamku kecuali kematian yang akan membawa da;mai dalam keabadian.. So..silakan menilai diriku seperti apapun yang terpikir oleh kalian saat ini Namaku Jeniferr.. ..dan aku hanyalah manusia biasa seperti kalian jauh dari sempurna *sebuah tulisan pengantar tidur malamku... entah apa yg ada dalam khayalku saat menulis sepenggal cerita ini... hanya sebuah keisengan semata yang ga penting sama spt ceritaku... mmmmmmmmm......

-enya dan duniaku-

di angan terindah...

Sebuah Asa dalam Anganku… Terbuai dalam malam Hembusan angin menyapu lembut wajahku Terpaku dalam angan sepiku Sedetik ku melihat sebuah harapan dalam asa Aku disini duduk bersama malam Berdamai dengan dua masa dalam satu keadaan Aku dimana? Kembali bertanya dan kemudian terdiam Benarkah aku kembali kemasaku saat itu? Sebuah masa dalam keegoisan, kesakitan, tangisan, dendam dan kebencian Ketakutan akan sebuah luka yang mengiris-perih Ada kepercayaan penuh yang kuberi Namun semua kosong…hampa tanpa tujuan yang jelas Pernah menyesali sebuah penghianatan dalam tangis… Terdiam dalam penyesalan yang mendalam Salahkah semua yang kujalani? Kembali bertanya… Mengais setiap kepercayaan yang telah hilang Mengemis untuk bangkit dari sebuah kesakitan ini… Ku menyesal? Ternyata tidak… Aku ingin keluar dari lingkaran ini Kesakitan membuatku tampak bodoh… Tullisan terakhir tentang ceritaku dimasa lalu… Ku ada di masaku sekarang… Membaik? Belum sepenuhnya… Sebuah keegoisan dan kesombongan muncul dalam diriku Emosiku labil… Hey… Dimana aku sebelum ini? Kurindu diriku sedetik lalu… Diriku yang mampu mengontrol semua keegoisan dan emosi ini Mereka musuh dalam diriku Sepertinya aku mulai masuk dalam permainan mereka… Kegelisahan ku ternyata membuat diriku semakin jatuh Aku belum membaik Aku ingin melupakan masa laluku Aku tak ingin terpuruk lagi ***** Aku ada dimasa sekarang Sebuah masa untuk membawaku kedalam sebuah masa yang indah untuk sebuah masa depan Merajut mimpi merangkai asa Seseorang pernah datang Meyakinkan diriku akan sebuah kebahagian dalam damai Ku yakin akan kepercayaannya Namun hanya sedetik hadirnya Dan dia pun ternyata berlalu dalam kelam Indah sinarnya masih kulihat Kehangatan akan pelukannya masih kurasa Terlambatkah menyadari semuanya? Cintakah yang ditawarkannya? Atau hanya kesenangan semata? Yang ku tau hadirnya begitu sempurna… Gambaran semu dirinya selalu ada dalam diriku Aku ingin kembali dalam diriku di masa sekarang Aku ingin mendamaikan keduanya Masih ku terduduk diantara kedua masaku Berharap mereka bisa berdamai dan mengalah untuk membuatku lebih tenang… Bisakah kalian berkorban untuk kebahagianku Karena kalian aku kehilangan sebuah harapan untuk membuatnya bahagia Baiklah… Ini saatnya untuk kita duduk bersama… Saling bicara tentang kebahagiaanku Semoga kalian bisa mengerti dan mengalah untuk aku… Aku ingin bahagia… Merasakan sebuah cinta dan sayang yang tulus Buaian dalam cita dan angan… Sebuah damai yang bisa buat dia tetap hidup ***** Bisakah kalian membantuku merajut masa depanku? Tuhan… Apapun jalannya aku berharap semua berakhir sempurna dalam tiap bagiannya Terimakasihku untuk pembelajaran ini Mengingatkan diriku untuk tidak melambung terlalu tinggi Berdamai dengan dalam dua masa yang berbeda bersama malamku ….. -enya dan duniaku-

saat ego itu bicara...

bagiku sedetik bersamamu... adalah saat aku bisa tersenyum... menjadi diriku sendiri tanpa topeng... kau ada... saat ku ingin... hadirmu selalu nyata... aku hanya ingin kau selalu ada selalu... ingin ku bertanya... egoiskah aku saat itu? tapi... saat ini ijinkan aku melihatmu memandang mata itu jujurlah dengan apa yang kau rasa dimana kau letakkan aku? akankah kau pertahankan aku? selayaknya kau pertahankan nyawamu sendiri? atau namaku hanya akan terlintas sekilas didetik akhirmu kemudian menghilang dan lenyap untuk selamanya? kadang aku bosan diam aku ingin berteriak menembus segala asa dan harapan aku cuma ingin bahagia merasakan damai itu ada sebuah penghargaan untuk jiwaku aku bukan orang lemah aku orang yang kuat menggenggam sebuah kejujuran dalam diriku mendamaikan semua yang ada saat kau melihatnya semu itu semua ada dalam dirimu salahkah aku ingin selalu kau ada? yang ku tau kau tidak sendiri aku cuma ingin diakui layakkah semua ini egoiskah ak? aku lelah melayang... mengambang membuatku tidak memiliki arti aku ingin menjejak tanah... merasa lembutnya tatapan itu... aku hanya ingin diakui.......dimiliki dengan tulus jogjaku...

-enya dan duniaku-

cerita tentang...

Jika sebuah kebahagiaan merupakan sebuah kesempurnaan hidup, Lalu apa makna dari kesedihan yang juga merupakan bagian dari cerita hidup? Setiap bagiannya berwarna… Kebahagiaan hanyalah sebuah kebahagiaan Kadang bentuknya nyata namun tidak semua kebahagiaan itu indah… Kalau seperti itu apakah masih bisa disebut bahagia? Setiap orang ingin merasakan bahagia Tapi tak satupun dari mereka yang ingin sakit Lalu untuk apa ada kata pengorbanan untuk mencapai bahagia bila akhirnya sakit? Bagiku hidup itu penuh dengan warna…indah setiap bagiannya Sebuah asa selalu dihiasi oleh cinta untuk bahagia Pagiku akan selalu disinari dengan ribuan cahaya Kututup hari ku dalam gelapnya malam-beku... sempurna dipenuhi dengan makna dari tiap langkahku Apakah semuanya bisa menjadi satu? Merangakai bahagia untuk hidup dan jiwa ini? Jika tidak salah… Kebahagiaan itu adalah cara berpikir dan merasa pada satu jiwa yang diinginkan Saat hati menyatakan, sebuah pertemuan bukanlah tidak memiliki arti… Dimana ketidakpuasan bermula saat rasa itu hilang dan lenyap Jangan memaksa memandang sesuatu Bila nantinya kau tak melihat apapun kecuali hanya kekosongan… Terimakasihku untuk sedetikku bahagia saat bersamamu… Inginku… Seandainya setiap jiwa yang hidup bisa saling berbicara tanpa harus bertemu Dan percakapan mereka selalu tau mengenai setiap rahasia yang ingin diungkap Pastilah semua rasa dalam jiwa tak akan pernah terpendam Meski disaat hal tersulit sekalipun…semua akan merasa bahagia… Dan setiap jiwa pasti akan melantunkan lagu indah dalam hidupnya… Namun… Bila jauh dari itu semua, Akankah mereka akan bersenandung lagu sedih? cerita pagi...

-enya dan duniaku-

Dia ‘Embun’…

Seperti layaknya embun dipagi hari, aku ingin menyejukkan setiap orang yang ada didekatku…untuk mereka yang selalu mencintaiku tulus, indah laku sang embun dalam dinginnya kehidupan. Hai, namaku Embun, siapa aku? Hanya seorang gadis biasa dengan banyak harapan untuk hidupku sendiri. Ku ingin bercerita tentang kebiasaanku yang aneh di pagi hari. Saat semua insane terlelap dalam tidur mereka, aku selalu terbangun..suara sahutan ayam berkokok yang selalu nyaring mengiringi datangnya sang mentari.. Seperti embun dipagi hari, begitu sejuk saat kau menyentuhnya…membuat hati terasa tenang, angin bersembus sepoi menyapu wajahku, rona merah saat kebekuan ini terasa begitu menusukku… Pagiku dalam sepi, dudukku ditemani nyanyian sang kodok, melompat menari melewati daun teratai yang mengambang sempurna dipermukaan air danau. Kusentuh rumput disekelilingku, masih basah dengan embun. Setiap langkah dalam hidupku, aku hanya ingin memiliki makna, inilah aku dan duniaku..kesendirian ini membuatku lebih menikmati segalanya dari berbagai sisi..berwarna warni seperti pelangi, keberadaanku kadang hilang bagai debu, hanya angin yg membawaku, melayangkan raga ini kemanapun dia ingin berhembus…hanya melintas sebatas nama... Kadang pemikiran ini berontak melompat ga jelas…masa lalu dan masa sekarang saling bersinggungan, kalo seperti ini kapan aku bisa tenang memikirkan keinginanku memperbaiki semuanya? Saat ku merasa mulai membaik bayangan masa laluku selalu datang, seperti melihat film dilayar kaca… Ah bosan dengan keadaan ini, ku hanya ingin hidup untuk diriku dan orang2 yang menyayangiku tulus. Tak ada waktu untuk mereka yg sudah membuatku sakit, mereka bukan orang penting…ketenangan pagiku kadang terusik dengan segala pemikiran bodoh ini, kapan aku bisa tenang hanya untuk menikmati keindahan ini? Sedetik saja…semua berharga untukku… layaknya embun pagi yang hanya tau memberi kesegaran namun tak pernah mengharap balasan...dimana keberadaannya selalu dilupakan...kasian Tanganku kembali tak sengaja menyentuhnya-dingin, kesejukan ini mulai menenangkan kembali hatiku yang mulai dikuasai ego, akankah sejuk ini tetap memihak untukku? Tak ingin bertanya dan memulai mencari jawabannya…hanya ingin menikmati apa yang mulai kurasa saat ini… tak sadar mentari mulai berani menampakkan sinarnya…warna emasnya membias saat mengenai embunku, kilaunya bagai Kristal yang sempurna, indah…kuingin sepertinya, laku dan raganya begitu rapuh namun kuat, dengan apapun keadaan yang terjadi disekelilingnya… Melewati pagiku dengan cerita yang sama namun tak pernah jenuh untuk mengulang kebiasan ini, embunku bersama embun yang mampu menenangkan hati dan jiwa ini… Melangkah pasti, berlalu tanpa menoleh pada kesakitan, mengikhlaskan semua yang sudah terjadi…untuk sebuah harapan yang indah… malamku bersama sepi... -enya dan duniaku-

dan dia memanggilku...

semua orang mengatakan bahwa diriku salah satu orang yang memiliki dunia sendiri, jauh dari pergaulan dunia yang banyak menawarkan kesenangan hidup. perduli kata orang, aku hanya menikmati segala bentuk kehidupan ini dengan caraku... nadanada sumbang sering terdengar, kadang nyata terjadi didepan mata ini. peduli dengan kata mereka yang hanya manis didepanku? tidak, aku tetap berjalan dengan segala resiko ini...suatu bentuk nyata dari segala yang kulakukan mengundang banyak sendiran...segala yang diberikan padaku ternyata salah dihadapan mereka, harus seperti apa bila inilah anugrah yang pantas aku terima. penghargaan atas kerja keras ku selama ini, haruskah aku melepas semuanya hanya untuk mereka yang sinis memandang? hanya ingin membuktikan bahwa apa yang kuterima merupakan penghargaan yang pantas, lelah dengan segala yang mereka tudingkan. harus seperti apa menujukkan bahwa aku mampu dengan semua ini... semua kujalani dengan baik, apa yang kupunya begitu sempurna...sebuah kenyaman hidup dalam arti sebenarnya, kadang ingin lebih dari ini. egoiskah aku? terjawab dengan kepenatan ini, saat bertemu dengannya...duniaku berubah, lebih memiliki arti dan makna, membuka setiap celah yang dulu pernah kututup dan tidak ingin tau apapun... indah lakunya membuatku ingin memiliknya, namun tak mungkin ku lakukan...dia sempurna dimataku, mahluk Tuhan yang tak pernah kutemui. tanpa rekayasa, dia begitu sempurna selalu menjadi diri sendiri, tanpa kepurapuraan... cerianya anugrah terindah yang pernah kutemui, tawanya terlihat sempurna...sungguh aku mengagumi segala yang ada dalam dirinya... hanya ingin menjadi bagian terindah didalam hidupnya, melihat dan mendengar kesakitannya selama ini...begitu ingin meraih dirinya, egoiskah aku yang tak ingin dia pergi dari sisiku? layakkah semua yang kulakukan? hanya ingin selalu melihatnya tersenyum? jangan menangis lagi, hanya itu yang aku katakan padanya...aku akan selalu ada saat kau butuh aku-satu janjiku untuknya ^^ namun dimana aku saat ini? dia membutuhkanku, dia memanggilku namun aku belum mampu ada disampingnya saat ini...menghidarkah aku? bosankah aku? maafkan aku atas keadaanku yang tak bisa ada untukmu untuk saat ini, namun aku selalu ingat akan keceriaanmu menjadikan semua milikmu sebuah semangatku selalu... jangan menangis untukku saat aku tidak ada, karena aku tetap ada meskipun aku jauh... sebuah tanggung jawab yang memaksaku untuk meninggalkanmu untuk beberapa waktu, namun aku akan kembali...membuatmu kembali ceria dalam keadaan yang sulit sekalipun...karena kau seperti matahari dipagi hariku, menghangatkan diriku dalam keadaan apapun...bersinarlah terus dalam keceriaan hatimu... ada saat semua akan kembali, memiliki dirimu hanya untukku...  
untukmu matahariku sebuah nama yang selalu aku dengar dari keceriaan dirinya... 'my oon'... 




-enya dan duniaku-

Pekat Sang Cahaya Malam...

Egoisku memuncak saat ku mengerti dan melihatnya Cukup…ini bukanlah aku, hingga dalam bayangnya pun kau bisa tertipu? Dia hanyalah dia… Sebuah kemunafikan dalam kepurapuraan Tanpa satu kata yang terucap dalam diri Hanya memandang semu kesatu titik… Langkahku mulai lelah menyusuri jalan setapak ini Terhenti di dalam keramaian… Bising teriakan sang bocah memaksaku tersadar ada dimana aku? Malam ini kuberhenti disatu persimpangan atas sebuah rasa Akan dibawa kemana? Setiap kata yang terucap dan yang ingin kuucap selalu siasia Menentukan setiap warna dalam satu gorensan diatas kanvas kosong Kepekatan mendominasi pikiran semu Apa semua tampak semakin bermakna? Tanya muncul dalam benak sang kekasih Dimana dia? Berputar dalam galau, saat tangan ini hendak memulainya Dalam kesempurnaan Cahaya Sang Purnama… Tanpa kepastian yang kurasa hanya sebuah kebohongan dalam janjji cahaya tulus Goresan diatas kanvas kosong dibawah cahaya semu Harus kah berakhir seperti layaknya keagungan Purnama? Berganti bentuk dan hilang dalam malam? Kepekatan Sang Purnama dalam kegalauan dari hati yang mulai membeku dan mati Yang sanggup kulakukan hanya menatap dirinya yang datang dan duduk dihadapanku Sempurna dalam naungan laku sebuah kemunafikan…yang kutau semu dalam pekat warnamu… Tetaplah ada disampingku meski kau tak merasa kehangatan itu hadir… Jogjaku

-enya dan duniaku-

Harmoni Dalam Lagu...

Kau mulai membuatku tersenyum…meski hanya sedetik Sebuah kejujuran hati yang mulai perlahan hilang Tertutup akan kelamnya sebuah kenangan pahit Yang kutau setiap jengkal hidup akan dijalani dalam kepurapuraan sang ego Dimana rima puisi jiwa yang tertulis harusnya bisa lebih indah Saat racikan warna warni dipandang dalam satu makna-hanya hitam kesakitan Sayatan luka masalalu begitu memilukan sang hati Pantaskah airmata kembali jatuh untuk suatu hal yang harusnya sudah terkubur dan hilang? Atau airmata ini akan kembali jatuh untuk sebuah kisah yang baru? Bagaimanapun aku telah mulai terbiasa berkawan dalam kelam Mengapa tak kau bantu aku berkelana untuk sesaat? Saat mentari menantang jiwa ini untuk menerima cahaya kehidupannya Yang hanya tertutup gelapnya malam? Harmoni nyanyian sang dewi dalam mencari setitik arah pasti damai hidup Mengapa harus bergantung pada waktu bila semuanya bisa berjalan baik? Merangkai bait demi bait agar harmoni lagunya kembali melantun dengan indah Bergerak meski kadang masih tampak keraguan disana Raut wajah yang begitu merindukan kebahagiaan nyata Tersenyum dalam kepahitan… -enya dan duniaku-

Satu Impian Untukmu...

saat bertemu..kau duduk dihadapanku,kita bersama dalam naungan cakrawala langit berselimut ribuan cahaya bintang
gambaran sosokmu nyata didepanku, yang kulakukan hanya ingin melukis parasmu dalam ingatanku,tak ingin melewati tiap garis yg membentuknya agar tetap terlihat sempurna..
kusisipkan segenggam ceritaku saat kusentuh jemari tanganmu, sebuah hasrat ingin memelukmu sedetik melepas semua kerinduanku
merangkai kenangan singkat sebelum aku pergi,untuk kembali bertemu dalam impian bersama..tawa canda,kepenatan dan bahagia saat berjalan menyusuri pasir pantai dan kau ada disampingku untuk selamanya...

-enya dan duniaku-

Lukisan Pagi...

Pagi menyambutku…

Hembusan angin membelaiku lembut

Merasakan kehangatan pagi ini dalam sepiku

Terbangun dengan hatiku yang masih merindu akan hadirnya…

Terdudukku diruang tengah

Menikmati secangkir teh panas

Menghangatkan pagiku dalam kebekuan dan gelisah

Tersenyum mengawali hariku

Mengembalikan warna pagiku untuk melewati hari ini

Agar terlukis sempurna…


-enya dan duniaku-

Hujan di Soreku...

.............................

Menikmati soreku dengan secangkir kopi hitam ditemani rokok ditangan…gerimis yang masih turun tetap setia menemaniku melewati sore ini, angin berhembus terasa lembut menyapu wajah ini

Menatap langit yang mulai berubah cerah meski matahari masih enggan membagi cahayanya, mencium tanah basah setelah hujan dan merasakan air hujan yang masih menempel diatas daundaun ini membuatku merasakan sesuatu hal yang menyejukkan hati…dingin dan sejuk

Lukisan yang sempurna tanpa cela, dimana tak seorangpun mampu melakukannya…duduk dengan menatap setiap detik perubahan yang terjadi membuatku lupa akan waktu yang kugunakan hanya untuk mengagumin semua ini-keajaiban yang kulihat semakin membuatku bersyukur…

Menghentikan tangan ini yang sedang menari bersama pena diatas beberapa lembar kertas yang entah sudah berapa banyak lebaran putis yang sudah kunodai dengan tulisanku sebelumnya…satu kegemaran lama yang muncul saat ak mulai merasa ingin memiliki semuanya sendiri, keegoisanku akan waktu yang kuhabiskan dengan diriku sendiri…

Kebisingan yang tercipta membuyarkan seketika keasikanku menikmati semuanya dalam lamunanku…Tuhan terimakasih atas lukisan indah ini, semua kuterima dengan sempurna tanpa cacat didalamnya…


-enya dan duniaku-