Thursday, August 19, 2010

syair kesedihan...

aku ingin melihatmu
tanpa kisah tanpa resah seperti daun-daun yang jatuh tanpa beban
tanpa peduli apa di sana ada duka, ada luka, dan nestapa 
aku ingin melihatmu di antara kerinduan cinta dan pelukan
dan ak masih bertanya tanpa penjelasan pasti 
kemana dan mengapa semua hal begitu sulit terbaca 
seperti tulisan yang selalu kubuat dimana bagian akhir selalu mengambang 
bagai daun teratai yang sewaktu waktu bisa jatuh dan tenggelam hari ini atau esok hari
hati ini selalu ingin berduka 
selalu ingin menangis
mendambakan sebuah kebahagiaan...sedikit saja
jangan hapus air mata karena yang harus mengalir haruslah mengalir.
waktu yang ada menjadi tak perlu
sepi dalam kelam mulai memelukku hangat
perlahan hilang tanpa kata-kata
hilang tanpa sisa tanpa luka

aku rindu
rindu akan canda tawa
belaian lembut sang bayu
deburan obak pantai kemudian berlari di atas butiran pasir
segar kurebahkan diri diantara hijau rumput
bebas tanpa aturan

karena kita bicara tentang kau dan aku
warna warni dunia
keindahan yang sendu dan terpadu
matahari, hujan dan bintang bintang
karena kita masih berbicara tentang kita
bukan mereka, 
dan juga bukan satu sisi

aku rindu....
dan aku ingin waktu benar benar berhenti
mati kaku
tetap di sana...
hanya ada kau dan aku...
sekali saja....


-aku dan duniaku-

No comments:

Post a Comment